Memahami Hakikat dan Peran Public Relations



Memahami Hakikat dan Peran Public Relations
Oleh
Muhammad Dzulfiqar Wiraputra

Di era globalisasi ini, peran public relations sudah dianggap penting bagi sebuah lembaga/organisasi baik pemerintah maupun swasta. Timbulnya persaingan-persaingan yang bersifat kompetitif  menuntut lembaga/organisasi pemerintah maupun swasta tersebut untuk mampu bersaing ketat mempertahankan serta memajukan lembaganya/organisasinya tersebut. Salah satunya adalah dalam menjalin hubungan baik antara lembaga/organisasi dengan masyarakat yang tidak bisa diabaikan begitu saja, karena tanpa adanya hubungan baik  antara lembaga/organisasi dengan  masyarakatnya, maka tidak akan tercipta suasana yang kondusif serta keterbukaan dan penerimaan dari masyarakat mengenai segala hal yang berhubungan dengan lembaga/organisasi termasuk kebijakan-kebijakan dari lembaga tersebut. Maka dari itu banyak lembaga/organisasi pemerintah maupun swasta yang sekarang ini membutuhkan peran public relations.
Dulu peran dan tugas-tugas public relations hanya dianggap sebagai pelengkap saja, bahkan peran dan tugas-tugas public relations bisa dirangkap oleh bagian lain. Akan tetapi sekarang ini peran dan tugas-tugas public relations sudah dianggap penting dalam kelangsungan sebuah lembaga/organisasi. Hal ini terbukti dengan lebih banyaknya lembaga/organisasi pemerintah maupun swasta yang sudah menempatkan public relations sesuai dengan bidangnya dan tidak lagi dirangkap oleh bagian lain. Maka dari itu bagian public relations perlu diprioritaskan dalam suatu lembaga/organisasi, karena apabila tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin maka lembaga/organisasi akan mengalami ketertinggalan di era yang penuh persaingan seperti sekarang ini terutama dalam bidang perolehan dan penyampaian informasi untuk kepentingan lembaga/organisasi itu sendiri. Apalagi sekarang masyarakat membutuhkan adanya keterbukaan dalam bidang informasi dari sebuah lembaga/organisasi dan dengan adanya public relations tentu akan mempermudah  masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan.
Public relations merupakan suatu rangkaian kegiatan yang diorganisir secara berkesinambungan dan teratur. Public relations bukanlah kegiatan yang sifatnya dadakan atau langsung ada tanpa diorganisir terlebih dahulu. Tujuan adanya public relations adalah untuk membangun dan mempertahankan pengertian tentang perusahaan atau organisasi tersebut antara pihak yang terlibat didalammya (publik) baik kelompok maupun individu. Dari pengertian public relations berarti peran utama public relations adalah sebagai pembangun hubungan baik antara lembaga/organisasi dengan masyarakatnya serta untuk membentuk citra positif dimata masyarakat .
Menurut Marsefio S. Luhukay dalam Jurnal Scriptura (2008:19) Public Relations (PR) hadir sebagai suatu kebutuhan, kebutuhan untuk menjembatani organisasi dengan para pemangku kepentingan (stakeholders). Jembatan yang dibangun PR bukanlah jembatan keledai, tetapi jembatan yang sungguh-sungguh kokoh, berdiri atas dasar Trust, Honest, dan Credibility. Public relations ada, karena ada kepercayaan. Artinya masyarakat percaya pada organisasi dan organisasi percaya pada masyarakat atas dasar saling pengertian dan win-win solution. PR membangun citra dan reputasi organisasi lewat opini public yang menguntungkan (favourable) melalui kaca mata publik yang memotret aktivitas organisasi di media massa. Lewat citra dan reputasi organisasi tetap dapat berdiri kokoh dalam ranah kompetisi yang sangat tajam merebut pangsa pasar dan konsumen yang loyal pada produk dan servis dari organisasi.
Public Relations (PR) adalah  fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan  yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan public yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut (Cutlip, Center, & Broom, 2009:6). Dalam buku “Effective Public Relations” Menurut  Rex F. Harlow,  dalam definisinya mencakup elemen konseptual dan operasional: Public Relations adalah fungsi manajemen tertentu yang membantu membangun dan menjaga lini komunikasi, pemahaman bersama,  penerimaan mutual dan kerja sama antara organisasi dan publiknya; PR melibatkan manajemen problem atau manajemen isu; PR membantu manajemen agar tetap responsif dan mendapat informasi terkini tentang opini publik: PR mendefinisikan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani kepentingan publik; PR membantu manajemen tetap mengikuti perubahan dan memanfaatkan perubahaan secara efektif, dan PR dalam hal ini adalah sebagai sistem peringatan dini untuk mengantisipasi arah perubahan (trends); dan PR menggunakan riset dan komunikasi yang sehat dan etis sebagai alat utamanya (Cutlip, Center, & Broom, 2009:9).
Sedangkan menurut Institute of Public Relations (IPR) PR adalah keseluruhan upaya yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik (good-will) dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya. Definisi Menurut (Frank Jefkins) PR adalah semua bentuk komunikasi yang terencana, baik itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu organisasi dengan semua khalayaknya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian. Pertemuan asosiasi-asosiasi PR seluruh dunia di Mexico City pada bulan Agustus 1978, menghasilkan pernyataan mengenai definisi PR sebagai berikut: “Praktik PR adalah sebuah seni sekaligus ilmu sosial yang menganalisis berbagai kecenderungan, memperkirakan setiap kemungkinan konsekuensinya, memberi masukan dan saran-saran kepada para pemimpin organisasi, serta menerapkan program-program tindakan yang terencana untuk melayani kebutuhan organisasi dan kepentingan khalayaknya (Jefkins & Yadin, 2004: 9-11).
Secara singkat dapat disimpulkan bahwa pengertian public relations adalah suatu aktivitas yang dilakukan dengan cara menjalin hubunganhubungan dalam bentuk komunikasi antara organisasi dengan keseluruhan publik baik eksternal maupun internal yang tujuannya untuk menumbuhkan saling pengertian, goodwill, dan kerjasama antar publik dengan jalan komunikasi timbal balik untuk mencapai tujuan bersama yang hendak dicapai.











Daftar Pustaka

Bernays, Edward. L. 2002. Public Relations. Kesingger Publishing, LLC
Colin Coulson - Thomas, Public Relation, 1996 : Pedoman Praktis untuk Humas. Jakarta : Bumi. Aksara
Cutlip, Scott M. Allen H, Center. Broom, Glen M. 2005.  Effective Public Relations. Edisi 8. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia
Jefkins,& Yadin. 2003. Public Relations. Edisi kelima Jakarta: Penerbit Erlangga
Marsefio S. Luhukay, 2008. Penerapan Manajemen Krisis di Indonesia. Jurnal Ilmiah Scriptura, Vol. 2, No. 1, 19.
Ralph Currier David dan Allan C. Filley, 1973. Principle Of Management, Penerbit: Alexander Hamilton Institute. New York.

                                                                                     

Komentar

Postingan Populer